Minggu, 23 Agustus 2015

[064] At Taghaabun Ayat 007

««•»»
 [064] At Taghaabun Ayat 007
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 6][AYAT 8]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
6of18
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=64&tAyahNo=6&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#64:6

Kamis, 02 Juli 2015

[064] At Taghaabun Ayat 006

««•»»
Surah At Taghaabun 6

ذَلِكَ بِأَنَّهُ كَانَتْ تَأْتِيهِمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَقَالُوا أَبَشَرٌ يَهْدُونَنَا فَكَفَرُوا وَتَوَلَّوْا وَاسْتَغْنَى اللَّهُ وَاللَّهُ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
««•»»
dzaalika bi-annahu kaanat ta/tiihim rusuluhum bialbayyinaati faqaaluu abasyarun yahduunanaa fakafaruu watawallaw waistaghnaa allaahu waallaahu ghaniyyun hamiidun
««•»»
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya telah datang kepada mereka Rasul-Rasul mereka membawa keterangan-keterangan lalu mereka berkata: "Apakah manusia yang akan memberi petunjuk kepada kami?" lalu mereka ingkar dan berpaling; dan Allah tidak memerlukan (mereka). Dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
««•»»
That was because their apostles used to bring them manifest proofs, but they said, ‘Shall humans be our guides?!’ So they disbelieved and turned away, and Allah was in no need [of their faith] and Allah is all-sufficient, all-laudable.
««•»»

Allah SWT menerangkan bahwa sebab-sebab ditimpakan azab kepada umat terdahulu itu, ialah karena kecerobohan mereka dengan mendustakan rasul-rasul sesudah mereka diberi keterangan yang jelas, diperlihatkan mukjizat-mukjizat nyata. Mereka berkata, "Satu hal yang ajaib bahwa orang yang akan memberi petunjuk kepada kami ialah manusia biasa yang tidak mempunyai sedikitpun kelebihan dari kami. Ia tidak mempunyai pikiran lebih unggul dari kami, tidak memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk menundukkan kami.

Di dalam ayat yang lain yang bersamaan artinya Allah berfirman:
فَقَالُوا أَبَشَرًا مِنَّا وَاحِدًا نَتَّبِعُهُ
Maka mereka berkata: "Bagaimana kita akan mengikuti saja seorang manusia (biasa) di antara kita?".
(QS. Al Qamar [54]:24)

Mereka tidak mengetahui bahwa nabi-nabi dan rasul-rasul itu adalah orang-orang yang telah dipilih oleh Allah SWT menurut kehendak-Nya,

sebagaimana diterangkan dalam ayat lain yang berbunyi:
اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ
Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan.
(QS. Al An'am [6]:124)

Setelah keingkaran mereka berkepanjangan, pembangkangan mereka berlarut-larut, maka Allah SWT membinasakan mereka. Allah tidak memerlukan mereka, serta tidak mempunyai kepentingan sedikitpun kepada mereka. Dia Maha Kuasa, tidak mempunyai keperluan sedikitpun kepada sesuatu. Maha Terpuji atas segala hikmah kebijaksanaan yang telah ditetapkan kepada makhluk-Nya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Yang demikian itu) atau azab di dunia itu (adalah karena sesungguhnya) dhamir yang terdapat dalam lafal annahu adalah dhamir sya`n (telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata) hujah-hujah yang jelas yang menunjukkan kepada keimanan (lalu mereka berkata, "Apakah manusia) yang dimaksud adalah jenisnya (yang akan memberi petunjuk kepada kami?" Lalu mereka ingkar dan berpaling) dari keimanan (dan Allah tidak memerlukan) keimanan mereka. (Dan Allah Maha Kaya) dari makhluk-Nya (lagi Maha Terpuji) dalam perbuatan-perbuatan-Nya.
««•»»
That, chastisement in this world, is because (bi-annahu contains the pronoun of the matter) their messengers used to bring them clear signs, manifest proofs for [the validity of] faith, but they said, ‘Shall [mere] humans (basharan is meant as generic) be our guides?’ So they disbelieved and turned away, from faith, and God was independent, [without need] of their faith. And God is Independent, [without need] of His creatures, Praised, praiseworthy in His actions.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 5][AYAT 7]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
6of18
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=64&tAyahNo=6&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#64:6

[064] At Taghaabun Ayat 005

««•»»
Surah At Taghaabun 5

أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَبَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ فَذَاقُوا وَبَالَ أَمْرِهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
««•»»
alam ya/tikum nabau alladziina kafaruu min qablu fadzaaquu wabaala amrihim walahum 'adzaabun aliimun
««•»»
Apakah belum datang kepadamu (hai orang-orang kafir) berita orang-orang kafir terdahulu. Maka mereka telah merasakan akibat yang buruk dari perbuatan mereka dan mereka memperoleh azab yang pedih.
««•»»
Has there not come to you the account of those who were faithless before? They tasted the evil consequences of their conduct, and there is a painful punishment for them.
««•»»

Allah SWT memperingatkan orang-orang musyrik penduduk Mekah tentang kejadian-kejadian yang telah dialami oleh orang-orang yang mengingkari rasul-rasul sebelum mereka, seperti kaum Nuh, kaum Hud, kaum Saleh dan lainnya atas pengingkaran dan pembangkangan mereka secara terang-terangan. Kepada mereka telah ditimpakan azab dan siksa dari Allah yang bermacam-macam bentuknya. Ada yang berupa banjir yang menenggelamkan dan merusak apa yang ada di atas bumi, ada yang berupa angin topan yang menerbangkan dan menghancurkan bangunan-bangunan tempat tinggal mereka dan lain sebagainya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Apakah belum datang kepada kalian) hai orang-orang kafir Mekah (berita) atau cerita (tentang orang-orang kafir dahulu? Maka mereka telah merasakan akibat yang buruk dari perbuatan mereka) yaitu hukuman di dunia sebagai pembalasan dari kekafiran mereka (dan bagi mereka) di akhirat nanti (azab yang pedih) yang menyakitkan.
««•»»
Has there not come to you, O disbelievers of Mecca, the tidings, the story, of those who disbelieved before and thus tasted the evil consequences of their conduct?, [they tasted] the punishment for disbelief in this world. And there will be for them, in the Hereafter, a painful chastisement?
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 4][AYAT 6]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
5of18
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=64&tAyahNo=5&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#64:5

[064] At Taghaabun Ayat 004

««•»»
Surah At Taghaabun 4

يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
««•»»
ya'lamu maa fii alssamaawaati waal-ardhi waya'lamu maa tusirruuna wamaa tu'linuuna waallaahu 'aliimun bidzaati alshshuduuri
««•»»
Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
««•»»
He knows whatever there is in the heavens and the earth, and He knows whatever you hide and whatever you disclose, and Allah knows best what is in the breasts.
««•»»

Dalam ayat ini, Allah SWT menyatakan bahwa Dia Maha Mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak satu pun yang tersembunyi bagi-Nya. Dialah yang mengatur yang ada, sesuai dengan ilmu-Nya yang luas dan kekuasaan-Nya yang mencakup dan meliputi segala sesuatunya menurut kehendak-Nya,

sebagaimana ayat lain Allah berfirman:
إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia".
(QS Yasin [36]:82)

Allah SWT mengetahui segala sesuatu, baik yang dirahasiakan apa lagi yang nampak nyata. Maka seyogianyalah manusia itu berbuat sesuai dengan apa yang digariskan agama Allah yang dibawa junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. yaitu agama Islam, untuk mendapat rida-Nya memperoleh pahala yang berlipat ganda dan berbahagia dunia dan akhirat.

Ayat ke 4 ini ditutup dengan satu ketegasan bahwa Allah itu Maha Mengetahui segala isi hati, tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi-Nya.

Sejalan dengan ayat ini, firman Allah SWT:
إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
(QS Al Ankabuut [29]:62)

Dalam ayat lain pula Allah berfirman:
عَمِلُوا إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
(QS Luqman [31]:23)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dia mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan mengetahui apa yang kalian rahasiakan dan apa yang kalian nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati) semua rahasia dan keyakinan yang terpendam di dalamnya.
««•»»
He knows all that is in the heavens and the earth, and He knows what you hide and what you disclose, and God is Knower of what is in the breasts, in terms of the secrets and convictions they contain.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 3][AYAT 5]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of18
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=64&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#64:4

[064] At Taghaabun Ayat 003

««•»»
Surah At Taghaabun 3

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ
««•»»
khalaqa alssamaawaati waal-ardha bialhaqqi washawwarakum fa-ahsana shuwarakum wa-ilayhi almashiiru
««•»»
Dia menciptakan langit dan bumi dengan haq. Dia membentuk rupamu dan dibaguskanNya rupamu itu dan hanya kepada Allah-lah kembali(mu).
««•»»
He created the heavens and the earth with reason, and He formed you and perfected your forms, and toward Him is the destination.
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa Dia menciptakan langit dan bumi itu dengan tujuan yang benar penuh kebijaksanaan dan menjamin kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan Dia pulalah yang menjadikan manusia itu dengan bentuk yang sebagus-bagusnya, berbeda dengan makhluk yang lain seperti kerbau, sapi dan sebagainya. Kepada-Nyalah akan kembali semua makhluk di Hari Kiamat dan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di dunia lalu mendapat balasan yang setimpal,

sebagaimana dalam ayat lain Allah berfirman
وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya (dirugikan).
(QS Al Baqarah [2]:281)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dia menciptakan langit dan bumi dengan, tujuan, yang benar. Dia membentuk rupa kalian dan dibaguskan-Nya rupa kalian itu) karena Dia telah menjadikan bentuk Bani Adam dalam bentuk yang paling baik dan rupa yang paling bagus (dan hanya kepada-Nyalah kembali).
««•»»
He created the heavens and the earth with the truth, and He shaped you and made your shapes excellent, for He made the human form to be the best of forms; and to Him is the journey’s end.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 2][AYAT 4]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
3of18
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=64&tAyahNo=3&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#64:3

[064] At Taghaabun Ayat 002

««•»»
Surah At Taghaabun 2

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ فَمِنْكُمْ كَافِرٌ وَمِنْكُمْ مُؤْمِنٌ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
««•»»
huwa alladzii khalaqakum faminkum kaafirun waminkum mu/minun waallaahu bimaa ta'maluuna bashiirun
««•»»
Dia-lah yang menciptakan kamu maka di antara kamu ada yang kafir dan di antaramu ada yang mu'min. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
««•»»
It is He who created you. Then some of you are faithless and some of you are faithful, and Allah sees best what you do.
««•»»

Dalam ayat ini, Allah SWT menerangkan bahwa Dia-lah yang menciptakan semua yang ada menurut kehendak-Nya,

sebagaimana dalam ayat yang lain Allah berfirman:
اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ
Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu.
(QS Az Zumar [39]:62)

Sebagian dari manusia itu memilih kekafiran yang bertentangan dengan fitrahnya dan sebahagian lagi memilih iman sesuai dengan tuntutan fitrahnya,

sebagaimana sabda Nabi SAW:
كل مولود يولد على الفطرة فابواه يهودانه او ينصرانه او يمجسانه
Tiap-tiap anak dilahirkan menurut fitrahnya. Ibu bapaknyalah yang menjadikan ia Yahudi, Nasrani atau Majusi. (HR Abu Ya'la Tabrani dan Baihaqi dari Aswad bin Sari)

Andai kata manusia itu mau kembali memikirkan kejadiannya dan kejadian yang ada pada mayapada ini, pasti cukup menjadi jaminan bagi manusia untuk kembali kepada yang hak dengan memilih iman, dan mensyukuri nikmat yang telah dianugerahkan kepadanya. Tetapi manusia itu tidak sadar dan tidak insaf atas semuanya itu, sehingga terjadilah perpecahan, berpuak-puak, mengingkari Tuhan yang menciptakannya serta nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan kepadanya. Selayaknyalah manusia itu menginsafi bahwa Allah itu melihat segala yang dikerjakannya, dan di akhirat nanti Dia membalas perbuatannya. Yang baik dibalas dengan surga dan yang jahat dengan siksaan dan dimasukkan ke dalam neraka Jahanam, sejahat-jahat tempat kediaman;

sebagaimana dalam ayat lain Allah berfirman:
إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا
Sesungguhnya neraka Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
(QS Al Furqaan [25]:66)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dialah Yang menciptakan kalian maka di antara kalian ada yang kafir dan di antara kalian ada yang beriman) menurut asal kejadiannya, kemudian Dia mematikan kalian, lalu Dia menghidupkan kalian dalam keadaan seperti itu. (Dan Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan).
««•»»
It is He Who created you. Then some of you are disbelievers and some of you are believers, in [terms of] your original disposition; then He makes you die and brings you back to life in that same [disposition]; and God is Seer of what you do.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 1][AYAT 3]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
2of18
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=64&tAyahNo=2&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#64:2

[064] At Taghaabun Ayat 001

««•»»
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
««•»»
bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi
««•»»
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

««•»»
In the Name of Allah, the All-beneficent, the All-merciful.

««•»»

Surah At Taghaabun 1

يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
««•»»
yusabbihu lillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi lahu almulku walahu alhamdu wahuwa 'alaa kulli syay-in
««•»»
Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi; hanya Allah lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
««•»»
Whatever there is in the heavens glorifies Allah and whatever there is in the earth. To Him belongs all sovereignty and to Him belongs all praise, and He has power over all things.
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi menunjukkan kesucian Allah SWT dan kesempurnaan-Nya serta semua makhluk itu tunduk dan menyerah kepada Nya. Dialah Maharaja diraja yang berwenang berbuat sesuai dengan kehendaknya terhadap semua yang ada, berhak dipuji atas penciptaan-Nya, karena Dia sumber segala kebaikan, melimpah ruah kebaikan, melimpah ruah keberkatan dan keagungan. Kuasa atas segala sesuatu, apa yang dikehendaki-Nya pasti berwujud dan menjadi kenyataan tanpa ada yang dapat menghalangi-Nya dan apa yang tidak dikehendaki-Nya tidak akan ada.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi) artinya, semuanya memahasucikan Dia. Huruf lam pada lafal lillaahi adalah zaidah. Dan dalam ungkapan ayat ini dipakai huruf maa, hal ini tiada lain karena memprioritaskan yang mayoritas (hanya Allah lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua puji-pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).
««•»»
All that is in the heavens and all that is in the earth glorifies God, [everything] proclaims His transcendence (the lām [of li’Llāhi] is extra; mā is used instead of min in order to indicate the predominance [of non-rational beings]). To Him belongs the Kingdom and to Him belongs [all] praise, and He has power over all things.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 2]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
1of18
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=64&tAyahNo=1&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#64:1